Cast : Genre
: Length :
-Lee Kyung hee (You) -Marriage -One
shoot (But long story)
-Luhan *EXO -Romance
-XiuMin *EXO
-Kim Seok Jin *BTS
-Kim Joon Myeon *EXO
Kyung Hee
POV
“Luhan-ssi,ireona… kau
harus bekerja”Ujarku dari luar kamarnya. Dia pun terdiam di dalam. Yap,kami
sudah menikah tapi kami pisah kamar. Sebenarnya aku mencintainya tapi,sikap
dari Luhan tak memperlihatkan padaku jika ia menyukaiku. Tak apalah,ini hanya
perjodohan orang tua kami.
Luhan keluar dengan wajah
datarnya. Aku menunduk karna takut ia marah”Ye. Kau sudah memasak?”.”Ne
Luhan-ssi,aku tak akan mengganggu sarapanmu,jadi aku akan diam di kamar dan tak
menganggu mu”
Luhan POV
Lee kyung hee.. Na.. jeongmal saranghae.. aku
hanya berpura2 saja dan lihat? Aku mencintai mu. Apa kau terpaksa menikah
denganku? Padahal aku ingin sarapan bersamamu. Lidah ku peluh untuk mengatakan
itu Chagi Mian”Luhan-ssi,mian aku sudah berdiri di depanmu terlalu lama dan
menghalangi jalanmu. Silyehabnida..”Ujar Kyung hee dan berjalan ke ruang tamu.
Rasanya ingin sekali memeluk tubuh mungilnya.
Kyung Hee
POV
Aku pun membaca majalah dan berpura2 tak
melihatnya. Terdengar langkah kaki menuju kamar mandi dan aku menoleh. Luhan
sudah masuk kamar mandi dan aku pun menghempaskan majalah itu di meja. Ku tahan
bendungan air mata yg sudah memenuhi kelopak mataku. Luhan oppa… apa kau tak
menyayangiku? Ah… akhirnya aku menangis..
“Kyung
hee! Siapkan sarapannya! Aku sudah mau selesai!”Teriak Luhan dari kamar mandi
dan aku segera menghapus air mataku”Ye!”Balasku dan berjalan ke meja makan.
Saat makanan sudah siap,Luhan keluar dengan jas rapihnya. Aku hanya tersenyum
dalam hati melihat ketampanan nya yg di luar batas (?).
Luhan
pun duduk dan menatapku”Ah ye aku akan pergi”.”Ani! maksudku,duduklah dan makan
denganku”Ujarnya dan aku pun duduk di hadapannya. Kami pun sarapan dan saling
terdiam. Hanya suara benturan sendok dan mangkok yg terdengar disini. Sesekali
aku mencuri pandangan pada Luhan yg sedang serius makan dan mengunyah tanpa menatapku
sedetik pun.
“Kyung
hee-ya,apa kau terpaksa menikahiku?”Tanya Luhan tajam dan aku pun menelan ludah
ku.aku takut ia menceraikanku”M-Mwo? Aniya Luhan-ssi..Mana mungkin aku terpaksa
menikahimu, ah ye,Xiumin sudah menunggu mu”.”jawab aku dengan jujur baru aku
akan pergi”.”Aniya Luhan-ssi.. Ppalliwa Xiumin sudah menunggu”Ujarku dan Luhan
terburu mengambil dasi dan menyelesaikan makanannya dengan cepat tanpa habis.
Ia terlihat gemas memasang dasi karna memang ia tak bisa. Aku pun menghampiri
Luhan dan merapihkan dasinya dengan wajah telitiku.
Luhan POV
Ia merapihkan dasiku yg berantakan. His lips…
kissable.. Aku menatap wajahnya dan tersenyum kecil. Saat ia menatapku, aku
langsung merubah menjadi wajah yg datar”Nah Luhan-ssi,sudah selesai”. ”antarkan
aku ke mobil Xiumim ne”.”Ne Luhan-ssi kajja”ajak Kyunghee
#Di Depan
Rumah Luhan denganmu 06.09 KST
Kyung Hee
POV
Aku pun berjalan hingga depan pintu rumah”Annyeong
Kyunghee noona!”Sapa Xiumin ramah padaku”Ye Annyeong Xiumin-ssi!”Sapaku balik.
Dia tersenyum padaku sama seperti aku tersenyum padanya. Dia memang selalu
ramah selain Luhan,dia termasuk orang yg menyayangiku. Bukankah aku yeoja yg
beruntung?
“Kyunghee-ya,aku
pergi dulu. Jika ada Jin datang kerumah bilang saja aku pergi dan pasti dia tak
akan macam2 padamu”Ujar Luhan menceramahiku. Tak terukir senyuman di wajah
Luhan. Aku lelah Luhan aku lelah….”Arra?”tanyanya dan aku terbangun dari
lamunanku”Ye arra Luhan-ssi”Jawabku. Dia pun berjalan ke mobil Xiumin dan
mereka pun akhirnya pergi.
Aku
pun masuk dan diam di sofa. Ah ne,Jin adalah teman masa kecil Aku dan Luhan,dan
ia sering bermain kesini. Kadang jika aku kesepian,aku selalu di temani
olehnya. Sempat2nya aku menyukai Jin pertama sekolah waktu smp. Kim Seok Jin..
itu nama yg selalu ku rindukan di bibirku. TING NONG… bel rumah ku berbunyi.
Aku pun berjalan ke depan dan membukakan pintu
“Hei
aku hendak memberi tugasku pada Luhan hyung,apakah dia ada noona?”.”Aniya dia
sedang pergi bekerja. Kau mau menitip apa pada Luhan?”.”aniya hanya semacam
laporan ku”.”Mau aku titipkan?”.”Tentu noona Gumawo. Ah ye,apakah aku boleh
masuk?”.”Tadi Luhan berpesan agar aku menjaga rumah dan tak boleh ada
tamu”.”Jebal Kyunghee noona aku haus”.”Baiklah kau boleh masuk Sahabatku”Ujarku
dan namja yg satu ini ikhlas memberiku seukir senyuman yg membuatku senang
“Kau
duduklah dahulu. Kau mau meminum apa Jin-ah?”.”Cukup segelas air putih ”.”Baiklah
kau tunggu disini ne”Ujarku dan aku berjalan ke dapur. Aku mengambil segelas
air putih dan kembali ke ruang tamu”Jin-ah,rumahmu dimana?”.”Eo~ hanya beberapa
km saja dari sini”
“Kau sudah memiliki istri
kan?”Pertanyaan yg tak sengaja keluar dari bibirku,membuat nya menunduk dan
tersenyum malu”Ah… aku hanya mencintai first crush smp ku tapi ia sudah
menikah. Aku tulus mencintainya dan aku tak berani mengatakan seperti itu
padanya”.”Maksudmu-“.”Ya,itu kau Lee Kyung Hee”Ujarnya.
TIN..TIN..!
Suara klakson mobil Luhan terdengar”Eotteokhae?” Tanyaku khawatir”Kokjongmal…
aku akan berbicara baik2 padanya dan kau bukakan saja pintunya”Ujarnya dan aku
keluar. Ya mobil kami-eh maksudku mobil Luhan sudah diambil dari bengkelnya.
Aku pun membukakan pagar untuknya. Aku menunggu Luhan di depan rumah kami.
Luhan datang dan mencium kilat bibirku. Aku rasa aku melakukannya dengan tulus
tapi berbanding terbalik dengan Luhan
Luhan POV
Aku cepat2 keluar mobil untuk menyapa istri
tercinta ku. Aku menciumnya dan tak tersirat wajah senang dari wajahnya. Dia
pun melepas ciumannya dan tersenyum kaku”Luhan-ssi aku sudah menyuruh Jin untuk
pulang tapi dia melawan ku dan daritadi,ia bersamaku di rumah. Mian”Ujar
Kyunghee dan tertunduk. Kau tau? Aku hanya seorang namja yg terkesan menjaga
image ku”Jadi dia dari tadi bersamamu?”Tanyaku datar.
“Mian
Luhan-ssi”Ujarnya dan tertunduk. Aigo aku tergoda oleh bibirnya yg pout itu.
Sebenarnya aku cukup iri tapi tak apa,aku tau karna dia teman kecil
kita”Gwaenchanha kyunghee-ya,dimana dia? Aku ingin berbicara dengannya”.”Dia di
ruang tamu menunggu mu. Baiklah Luhan-ssi,jika kau butuh aku,aku berada di
kamar ne. jika kau butuh makan,panggil aku”Ujar Kyunghee dan menarik tangan ku
#Di Rumah
10.35 KST
Kyung Hee
POV
Aku pun masuk dan tak ikut campur urusan mereka.
Aku pun mengambil ponsel dan CEKLEK!”Luhan oppa?”Tanyaku gemetar. Ya,ini mati
lampu dan aku phobia akan hal itu. Aku tak sengaja berkata oppa karna aku
memang sangat ketakutan”Kyung hee…”.”Luhan? apa itu kau?”.”Ne kokjongmal..
eodi?”Tanya Luhan dan sret… ia meraba wajahku. Aku langsung menarik tangannya
dan memeluknya”Lu-han..”.”Naega itchana.. terus lah berlindung dalam
dekapanku”.”saat ini waktu itu… aku di-“.”Sh jangan ceritakan masa lalu mu
karna namja brengsek bernama Sehun itu. Dia bukan saudara ku lagi”.”Aku… hiks
hiks..”Ujarku dan terpotong karna aku menangis. Luhan semakin erat memelukku
Luhan POV
“Luhan hyung,bukankah kau mencintai Kyunghee?
Mengapa kau mendiamkannya?”.”Aku hanya malu mengungkapkan perasaanku”.”ah hyung
payah”CEKLEK!”Luhan oppa?”Tanya kyunghee”Jin kau pulanglah. Temui aku besok,ini
ada masalah”.”Ya hyung eodi?”.”sudahlah kau tak usah tau keberadaan ku.
Sekarang pulanglah”Ujarku dan pintu rumah terbuka. Aku pun masuk ke kamarnya
dan meraba2di sekitarnya”Kyung hee…”.”Luhan? apa itu kau?”. ”Ne kokjongmal..
eodi?”Tanyaku dan tiba2 aku meraba pipinya. Ia menarik tanganku hingga duduk di
hadapannya dan memeluknya”Lu-han..”.”Naega itchana.. terus lah berlindung dalam
dekapanku”.”saat ini waktu itu… aku di-“.”Sh jangan ceritakan masa lalu mu
karna namja brengsek bernama Sehun itu. Dia bukan saudara ku lagi”.”Aku… hiks
hiks..”Tangisnya.
Aku semakin erat memeluk
istriku. Ini saatnya mengungkapkan perasaanku ”Chagiya~Neomu saranghae. Kau tau
kan jika aku menyukaimu tulus? Apa kau memiliki perasaan yg sama
terhadapku?”.”Tentu Luhan. Aku sangat mencintaimu. Kau tau? Aku rindu
pelukanmu. Aku kira kau terpaksa me-“.”aniya aku memang mencintaimu
Chagi”CEKLEK! Sudah kembali terang…
“Luhan-ssi… apa perkataanmu benar?”.”Tentu sayang
dan jangan memanggilku seperti itu. Panggil aku oppa”.”Tentu oppa dan perjalanan
kita akan berubah mulai detik ini”Ujarnya dan melepas pelukannya
Kyung Hee
POV
“Eo? Bukannya merindukan pelukanku?”.”Itu tak
berarti memelukmu lama kan oppa -_-“.”Tapi kalau yg ini bagaimana?”Tanya Luhan
dan memperdekat tempat duduk kami. Ia mendekatkan wajahnya padaku”geurae
saranghae”Ujar Luhan dan memejamkan matanya diikuti denganku. Kuarasakan bibir
kami saling menyentuh dengan lembut.
Dan tiba2,Pintu kamar kami terbuka dan Jin sedang menatap kami sendu.
Luhan langsung menyelesaikan ciuman kami dan menatap Jin”Eo Jin,Mwo haneun
goya?”.”Aku hanya ingin bilang kalau barangku ada yg tertinggal. Gumawo aku
sudah mengambilnya ko hyung.. tenang saja. Mengapa kalian tak melanjutkan
aktivitas kalian? Apakah terganggu?”.”Aniya Jin-ah bukan begitu”Ujarku dan
menatap wajahnya. Ia hanya tersenyum dan berlari keluar”Ada apa
dengannya?”.”molla jangan Tanya aku oppa. Baiklah aku akan tidur siang”.”Siang?
Chagi.. ini masih pagi kau ini bagaimana -_-“.”Ah ye kenapa kau pulang cepat
oppa?”Tanyaku dan berdiri”Aku sengaja pulang lebih awal karna aku tau,pasti Jin
datang ke rumah”Jawabnya
Aku pun hanya mengangguk2
saja menjawab Luhan. Aku pun keluar dan merapikan kamar Luhan. Hah dasar
namja,tak bisa merawat kamar nya sendiri dengan baik”Chagi.. Aku akan makan
bersama di luar dengan Xiumin,kau mau ikut hm?”.”Baiklah aku mandi dulu
oppa”Jawabku dan berlari kecil ke arah kamar mandi. 15 menit kemudian aku
selesai dan aku memakai baju santai”Eo Chagi..”.”Wae? aku terlihat
membosankan?”.”Ani,kau cantik”.”Kajja oppa”Ajakku dan menarik tangannya. Aku
pun masuk ke mobil dan Xiumin sudah ada di sini dari tadi”Xiumin-ssi!”.”Eh kau
ikut?”.”kau tak mau istriku ikut?”.”Aniya bukan begitu. Kajja duduk di
sampingku”Ajak Xiumin dan aku menurutinya
Luhan
menjalankan mobilnya ke tempat yg jauh membuatku bosan”Kyunghee noona,maukah
kau bermain denganku?”.”Bermain? boleh”Tantangku. Kami pun bermain kertas
gunting batu dan aku selalu menang dan kami tertawa.
Luhan POV
Mereka bercanda di belakangku? Aish membuatku
geram saja, aku jadi kesal kembali pada Kyunghee tapi karna perasaan tak mau
kehilangannya,aku membiarkan mereka seperti ini. Aigo apa sih maunya hatiku -_-
#Di Kafe
12.43 KST
Kyung Hee
POV
“Chagi,kau akan makan apa? Biar aku pesankan
ne?”.”Ne.. aku sama seperti mu saja Luhan oppa”.”Eh Luhan-ah aku ikut memesan
ne! Kyunghee noona tunggu disini”.”Baiklah…”Jawabku dan duduk di meja kosong.
Aku pun menoleh ke kiri kanan dan… ada seorang namja yg kukenal di
sana”Suho-ssi!”Panggilku dan benar.. itu dia
Perkenalkan,dia
atasanku, Kim Joon Myeon yg biasa dipanggil Suho. Tak ada unsur apapun yg bisa
merubah namanya menjadi Suho -_-. Dia
atasanku di kantor. Hari ini kantor libur dan aku beristirahat di rumah. Suho
tersenyum dan menghampiriku”Kau sendiri Kyungie?”Tanya nya dan aku paling akrab
dipanggil Kyungie oleh atasan ku”Ani. Luhan oppa sedang memesankan makanan
untukku”.”Oh Namja yang sedang menatapku itu ya?”.”Ah? Ye”.”tampan juga”.”Kau
pula? Kau sendiri?”
“Ne.
Habis,teman terdekatku hanya kau Kyungie”.”Mengapa kau tak mengabariku dan
mengunjungi ku?”.”Ah aku takut pada Suamimu”.”Haha dia baik ko Suho-ssi”Ujarku
dan tersenyum. Entah ada apa,wajahnya menjadi merah. Mungkin karna aku tak
sopan?”Chagi? Nuguya?”.”Ah ne,Luhan oppa,kenalkan,dia atasanku di kantor yg
sering ku ceritakan”Ujarku memperkenalkan dirinya”Annyeong,Suho imnida.
Bangapta”Ujarnya dan tersenyum pada Luhan. Tergambar wajah cemburu di wajah
Luhan yg hanya datar memandang kami
“Mengapa
kau tak duduk oppa?”Tanyaku. dia pun duduk di sampingku dan mencium pipiku”Mian
membuatmu lama menunggu”.”Gwaenchanha…”.”Ah ye Kyungie,aku pulang dulu. Ada
seseorang dari kantor memanggilku. Annyeong. Lain kali,aku akan membawakan
bekal untuk kitamakan bersama”Ujarnya pamit.
“Sepertinya
kau dekat dengannya”.”Aku memang dekat dengannya tapi kami hanya sekedar
teman”Jawabku untuk meyakinkan Luhan. Luhan pun mengangguk. Selama kami makan
siang,aku didiamkan dan mereka asik mengobrol tentang perusahaan mereka. Apa
luhan marah padaku? Setiap aku menoleh padanya,dia selalu berusaha tak
menatapku. Aku menggebrak meja dan keluar. Tak peduli aku dikatakan orang tak
waras oleh orang yg melihatku,Aku sudah bosan berurusan dengan Namja
sepertinya! Seolah dunia ini miliknya sendiri!
Aku
pun duduk di taman tak jauh dari kafe tadi. Tak kuat membendung air mata
terlalu lama,aku menangis walaupun aku tak bersuara”Hiks.. Hiks..”akhirnya
bersuara juga -_-“Eomma.. Appa.. Mengapa kalian menjodohkanku dengan namja
sepertinya? Apa kalian senang melihat ku sengsara? Dimana kris ku yg dulu? Hiks
Hiks”Gumamku sambil menutup wajahku dengan kedua telapak tanganku. Luhan
tak pernah menghargai aku,Luhan tak pernah menganggapku ada,Luhan tak tau
apapun selain phobia dan hari ulang tahunku. Berbanding terbalik dengan Kris.
Kris tau makanan kesukaanku,benda yg paling ku sukai,tempat2 impianku,segala yg
ia ketahui tentangku selalu lengkap. Aku bodoh,aku mau saja menikah dengan
Namja bernama Luhan”Kyungie?”sapa seseorang ragu dan aku tau itu pasti
Suho”Ne”.”Kau men-“.”Aniya aku hanya mengantuk. Tinggalkan aku sendiri aku
mohon”.”Baiklah”Jawab Suho”Chakkaman suho..”Ujarku. ia pun
duduk”Ne?”.”Mm..”Gumamku menggigit bibir bawahku menahan tangis
“Ne
Kyung hee?”.”bunuh aku”.”Shireo!”.”Hajiman-“Belum sempat aku melanjutkan
kata2ku,Suho sudah menciumku. 1 menit… 2 menit… dia bertahan dengan posisi ini
dan bodohnya aku hanya diam dan menikmatinya. Ia pun kaget menatapku. Ia pun
perlahan melepaskan ciumannya”Mi-Mianhae”Ujarnya dan pergi. Dia tak membuat ku
baik… aku benar2 menerima dunia jika aku menikahinya
Luhan POV
“Luhan-ah,kau mendiamkan
istrimu sendiri? sekarang dimana dia?”.”Ne. aku cemburu hyung..”.”Bagaimanapun
juga ia istrimu. kau jangan mudah emosi Luhan… inilah resikonya menikahi yeoja
lemah lembut dan cantik seperti kyung hee”.”Eotte? aku harus
mengejarnya?”.”Tentu! kau ini bagaimana?!”Ujar Xiumin hyung dan aku pun
mencari2 nya. aku berhenti mendapati Kyung hee yg sedang duduk manis di Taman.
Aku pun diam di belakang pohon” Eomma.. Appa.. Mengapa kalian menjodohkanku
dengan namja sepertinya? Apa kalian senang melihat ku sengsara? Dimana kris ku
yg dulu? Hiks Hiks”Gumamnya.
Aigo aku merasa bersalah
sekarang. Dia benar2 mencintaiku dan aku memainkan perasaanya. Aku sangat
bodoh. Ketika aku melangkah,sudah ada namja yg mendekatinya. aku tak mendengar
jelas tapi namja itu mencium kyunghee?! Dia sudah punya suami woi! Mereka terus
seperti itu selama 1 menit lebih… sakit rasanya. Ini sepertinya sebuah balasan
untukku. Namja itu pun pergi lagi”Kris oppa… Wu Yi Fan… Kris… Dolawa..”Gumamnya
lagi dan menangis terisak2. chagi mian… aku memang bersalah… tolong hukum aku…
Kyung Hee
POV
“Hiks.. Hiks..”Tangisku sampai2 orang yg
melewatiku keheranan melihatku menangis tanpa sebab. Tiba2 ada namja duduk di
sampingku dan aku tak berani menoleh. Mataku pasti sembab ”Kenapa?” Tanyanya
”Aniya.. ini masalah ku dan kau tak perlu ikut campur”.”Bagaimana jika aku
Suamimu hum?”Tanyanya dan sontak membuatku kaget. Aku membuka lenganku dan menatap
ke arah samping. Aku pun langsung berdiri dan meninggalkannya. Dengan cepat
kulangkahlan kakiku menjauh darinya. Dan secepat mungkin ia mengambil tanganku
dan menariknya”Ya Chagi~”.”Berhenti memanggilku seperti itu! kau tak
mencintaiku dan aku pun sama! Aku tak PERNAH mencintai mu Xiao
Luhan!!”.”Cha-Chagi…”.”Hentikan omong kosongmu! baik,jika kau tak menganggapku
aku akan pergi!! Apakah ini Sulit Luhan?!”
“Tatap
aku”Ujar Luhan dan membalikan badanku. Aku terpaksa menatap wajahnya yg ku
anggap tampan luarnya saja ini”Wae?! Tak perlu ada yg di pandang dari wajahmu!
Kau jahat! Kau melukai perasaanku! Kau tau Luhan? Aku lelah… Hiks Hiks aku
lelah menghadapi mu selama 2 tahun ini…”Ujarku dan menangis. Dia pun menghapus
jejak air mataku. Perlahan ia menciumku lembut. Dia menjauhkan wajahnya setelah
1 menit berlalu”Dengar… aku sangat sangat mencintaimu. Aku orangnya pemalu dan
tak berani mengungkapkan semua perasaanku,aku orangnya cemburuan dan memang,aku
jahat. Ini semua kulakukan demi dirimu Chagi… Kumohon jangan ceraikan aku. Aku
sudah terlanjur menetapkan hatiku untuk tak berpaling”
Aku
pun memeluknya erat”Mian Oppa… Aku salah”.”Yang salah itu aku Chagi. Mianhae…
mulai sekarang aku berjanji akan menjagamu dan menyayangimu”.”Yaksok
jinjja?”.”Ne… Na Yaksokhae”Jawabnya dan aku mempercayainya. Kami pun pulang dan
mungkin,kami akan hidup berbahagia
-END-
Huahaha Kyung hee bilang mungkin XD
Tidak ada komentar:
Posting Komentar